Pemadaman Bergilir Jawa mulai berkurang setelah PLN memulihkan pasokan daya dan memperbaiki gangguan pembangkit mitra. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo melaporkan perkembangan sistem kelistrikan Pulau Jawa kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mendatangi Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin siang. Ia datang bersama jajaran PLN untuk melaporkan perkembangan pemadaman bergilir di Pulau Jawa.
PLN menyatakan kondisi sistem kelistrikan Pulau Jawa mulai membaik. Karena itu, pemadaman bergilir yang terjadi pada pekan lalu mulai berkurang sejak Minggu, 21 Juni.
“Kami ingin menyampaikan kabar baik bahwa pemadaman bergilir yang terjadi minggu lalu di Pulau Jawa, mulai kemarin hari Minggu kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai membaik dan pemadaman bergilir berhasil diminimalisir,” kata Darmawan.
PLN Sebut Pasokan Listrik Pulau Jawa Mulai Menguat
Darmawan mengatakan perbaikan sistem terjadi setelah pasokan energi primer kembali mengalir sesuai kebutuhan pembangkit. Pasokan itu masuk ke pembangkit milik PLN dan pembangkit mitra independent power producer atau IPP.
Menurutnya, energi primer yang sesuai spesifikasi membantu pembangkit bekerja lebih stabil. Dampaknya, sistem kelistrikan Pulau Jawa mendapat tambahan daya untuk menekan risiko pemadaman bergilir.
Selain itu, satu pembangkit besar milik mitra PLN kembali masuk ke sistem. Pembangkit tersebut sebelumnya mengalami kendala teknis dan keluar dari jaringan kelistrikan Jawa.
Darmawan mengatakan pembangkit itu pulih pada Minggu malam. Setelah itu, pembangkit kembali tersinkronisasi dan memasok listrik untuk sistem kelistrikan Pulau Jawa.
“Kami minggu lalu langsung menurunkan tim PLN bersama dengan mitra kami untuk melakukan perbaikan. Dan ada kabar yang baik tadi malam satu pembangkit besar berhasil dipulihkan dan sinkron dengan sistem kelistrikan di Pulau Jawa dan mulai memasok listrik untuk sistem di Pulau Jawa,” ucapnya.

Gangguan Pembangkit Mitra Jadi Pemicu Tekanan Sistem
Secara faktual, gangguan teknis pada pembangkit mitra ikut menekan pasokan listrik pekan lalu. Darmawan mengatakan ada 2 pembangkit besar milik mitra PLN yang sempat keluar dari sistem.
PLN lalu mengerahkan tim bersama mitra pembangkit untuk mempercepat perbaikan. Dalam praktiknya, pemulihan pembangkit besar menjadi kunci untuk memperkuat daya masuk ke jaringan Jawa.
Meski begitu, PLN belum menyatakan seluruh gangguan selesai. Perseroan masih memantau kondisi sistem kelistrikan selama 24 jam setiap hari.
Selain memperbaiki pembangkit, PLN juga membenahi tata kelola rantai pasok energi primer. Langkah itu menyasar pembangkit milik PLN dan pembangkit milik mitra IPP.
Darmawan Sampaikan Permohonan Maaf ke Masyarakat
Darmawan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak pemadaman bergilir. Ia menyebut PLN bergerak penuh untuk menjaga keandalan pasokan listrik di Pulau Jawa.
PLN juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas arahan dalam penanganan gangguan sistem kelistrikan. Darmawan secara khusus menyebut dukungan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.
Tak hanya itu, PLN mengapresiasi pemasok energi primer dan mitra pembangkit. Kerja sama itu membantu perseroan menjaga pasokan listrik saat sistem berada dalam tekanan.
“Kami mohon doa, dukungan dari seluruh masyarakat agar upaya all out dari kami semuanya ini bisa dimudahkan dan berjalan dengan lancar,” ujar Darmawan.
Ia menambahkan, kekompakan pemerintah, pemasok, dan mitra pembangkit menjadi bagian penting dalam menjaga sistem. PLN menargetkan penyediaan energi berjalan lebih lancar setelah pemulihan pasokan dan pembangkit.
