Bahasa Kita – Persib Bandung menang dramatis 3-2 atas Bali United meski bermain dengan 10 pemain, dengan pelatih Bojan Hodak menyoroti perjuangan tim mempertahankan keunggulan hingga akhir laga.
Pertandingan pekan ke-27 Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (12/4), berlangsung dalam tekanan tinggi, terutama setelah Persib kehilangan satu pemain di babak kedua.
Persib sempat unggul lebih dulu melalui gol Ramon Tanque pada menit ke-29. Keunggulan bertambah lewat Luciano Guaycochea pada menit ke-55, membuat tuan rumah memimpin 2-0.
Namun, situasi berubah setelah bek tengah Patricio Matricardi menerima kartu kuning kedua pada menit ke-66. Sejak saat itu, Persib harus bermain dengan 10 pemain.

Respons Tim Usai Bermain dengan 10 Pemain
Bojan Hodak mengakui bahwa kartu merah menjadi momen krusial dalam pertandingan. Sebelum insiden tersebut, ia menilai timnya menguasai jalannya laga.
“Sebelum insiden kartu merah itu, saya rasa kami benar-benar memegang kendali permainan,” ujarnya.
Dalam kondisi jumlah pemain seimbang, Persib dinilai memiliki peluang untuk menutup pertandingan lebih cepat. Namun, perubahan situasi membuat tim harus beradaptasi.
Di sisi lain, Bali United mulai memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Tekanan meningkat seiring waktu berjalan menuju akhir pertandingan.
Gol Penentu di Tengah Tekanan
Bali United memperkecil ketertinggalan melalui gol Teppei Yachida pada menit ke-81. Namun, Persib kembali menjauh lewat gol Federico Barba pada menit ke-87.
Situasi semakin menegangkan ketika Bali United mencetak gol kedua melalui Jordy Bruijn pada menit ke-90+3. Gol tersebut membuat skor akhir menjadi 3-2.
Dalam praktiknya, kelelahan pemain Persib menjadi faktor penting pada fase akhir. Hodak menyebut kondisi fisik memengaruhi performa tim saat menghadapi tekanan lawan.
“Ketika pemain-pemain kami merasa kelelahan, kami kebobolan oleh gol-gol ini,” kata Hodak.
Posisi Persib di Puncak Klasemen
Kemenangan ini membawa Persib semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 64 poin. Tim mencatat 20 kemenangan dari 27 pertandingan, dengan empat hasil imbang dan tiga kekalahan.
Di sisi lain, Bali United tertahan di peringkat ke-10 dengan 36 poin. Hasil tersebut berasal dari sembilan kemenangan, sembilan hasil imbang, dan sembilan kekalahan.
Dalam konteks ini, hasil pertandingan tidak hanya berdampak pada perolehan poin, tetapi juga posisi kedua tim di klasemen sementara.
Bojan Hodak tetap mengapresiasi kerja keras timnya dalam mempertahankan keunggulan hingga akhir laga. Ia menegaskan bahwa fokus selanjutnya adalah pertandingan berikutnya.
“Kami bisa meraih tiga poin. Fokus selanjutnya menghadapi laga berikutnya,” ujarnya.
