Prabowo meminta profesor dan kalangan perguruan tinggi memperdalam penguasaan teknologi agar memberikan manfaat bagi Indonesia. Presiden menilai kemajuan teknologi harus diimbangi dengan pemahaman terhadap peluang sekaligus risikonya.
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menghadapi perkembangan teknologi. Menurutnya, para guru besar dan profesor memiliki tanggung jawab besar untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang mampu menjawab kebutuhan bangsa.
Pesan tersebut disampaikan saat menutup Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI). Dalam kesempatan itu, Presiden menyoroti pentingnya memanfaatkan teknologi secara tepat agar menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Secara faktual, Prabowo menilai kemajuan teknologi menghadirkan peluang besar bagi pembangunan nasional. Namun, perkembangan tersebut juga memerlukan pengawasan serta kajian yang mendalam agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan.
Prabowo Soroti Dua Sisi Perkembangan Teknologi
Menurut Prabowo, hampir setiap inovasi teknologi memiliki dua sisi. Di satu sisi, teknologi mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Di sisi lain, penyalahgunaan teknologi dapat menimbulkan berbagai persoalan baru.
Untuk menggambarkan hal tersebut, Presiden mencontohkan teknologi nuklir. Menurutnya, teknologi itu dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik, tetapi juga memiliki potensi risiko apabila tidak digunakan secara bertanggung jawab.
Karena itu, pengembangan teknologi harus selalu disertai pemahaman terhadap manfaat dan konsekuensinya.
Profesor Diminta Terus Mengembangkan Riset

Prabowo menilai kalangan akademisi memiliki posisi strategis dalam memastikan teknologi berkembang ke arah yang bermanfaat. Oleh sebab itu, ia meminta para guru besar dan profesor terus memperdalam penelitian di berbagai bidang.
“Saudara-saudara, inilah nanti para guru besar, para profesor yang harus mendalami itu,” kata Prabowo.
Menurutnya, hasil riset dari perguruan tinggi dapat menjadi dasar lahirnya berbagai inovasi yang mendukung pembangunan nasional. Selain itu, kajian ilmiah juga diperlukan untuk mengantisipasi berbagai risiko dari perkembangan teknologi.
Teknologi Percepat Respons Pemerintah
Dalam konteks tersebut, Prabowo juga menilai teknologi telah mengubah cara pemerintah menerima informasi dari masyarakat. Berbagai persoalan di daerah kini lebih cepat diketahui berkat perkembangan media digital dan media sosial.
Akibatnya, pemerintah memiliki peluang lebih besar untuk memahami kondisi yang berkembang di lapangan sebelum mengambil langkah lanjutan.
Tak hanya itu, perkembangan teknologi juga memperluas akses komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah sehingga berbagai aspirasi dapat diterima dalam waktu yang lebih singkat.
Penyelesaian Masalah Harus Berbasis Solusi
Selain membahas teknologi, Prabowo menegaskan bahwa setiap tantangan harus dihadapi secara terbuka. Menurutnya, pemerintah tidak boleh menghindari persoalan, melainkan harus memahami akar masalah sebelum menentukan penyelesaiannya.
“Saya berkeyakinan bahwa kesulitan itu harus dihadapi. Kita harus berani menghadapi kesulitan, berani mengakui kesulitan, dan bekerja keras mencari solusi terhadap kesulitan,” ujarnya.
Lebih jauh, Presiden mengatakan pemerintah tetap membuka diri terhadap berbagai masukan dari masyarakat maupun akademisi. Seluruh usulan akan dipelajari sebagai bagian dari upaya mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi bangsa.
