Presiden Republik IndonesiaPresiden Republik Indonesia prabowo subianto kunjungi kampung nelayan di gorontalo

Bahasa Kita – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan Indonesia saat ini berada di jalur yang benar menuju kemandirian nasional. Salah satu indikator yang disampaikan Presiden adalah kemampuan Indonesia mencapai swasembada pangan sehingga tidak lagi bergantung pada impor pangan dari luar negeri.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat mengunjungi Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sabtu 9 Mei 2026. Dalam kunjungan itu, Presiden menegaskan pemerintah sedang memperkuat sektor pangan dan kelautan sebagai fondasi ekonomi nasional.

Kita berada di jalan yang bener, rakyat kita harus sejahtera. Kita sekarang sudah swasembada pangan, sudah swasembada beras, swasembada jagung, banyak sekali kita, kita sekarang tidak perlu impor lagi pangan dari luar,” ujar Prabowo.

Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar klaim pemerintah. Prabowo mengatakan pengakuan terhadap ketahanan pangan Indonesia juga datang dari negara-negara ASEAN saat dirinya menghadiri KTT ke-48 ASEAN di Filipina.

Di sisi lain, keberhasilan sektor pangan disebut menjadi salah satu alasan meningkatnya posisi Indonesia di mata negara lain di kawasan Asia Tenggara.

Presiden Republik Indonesia Soroti Ketahanan Pangan Nasional

Prabowo menjelaskan, penguatan sektor pangan menjadi bagian penting dalam upaya membangun bangsa yang mandiri dan berdaulat. Dalam konteks tersebut, pemerintah terus mendorong produksi pangan nasional agar kebutuhan dalam negeri dapat dipenuhi tanpa ketergantungan impor.

Ia menilai ketahanan pangan memiliki kaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, berbagai program pemerintah diarahkan untuk memperkuat sektor pertanian dan distribusi pangan nasional.

Kita baru saja dari Filipina menghadiri KTT ke-48 ASEAN, kita sangat dihormati karena kita sekarang sudah swasembada pangan, sudah swasembada beras, swasembada jagung,” kata Prabowo yang disambut tepuk tangan masyarakat.

Yang jadi sorotan, pemerintah juga mulai mengaitkan penguatan pangan dengan sektor kelautan dan perikanan. Menurut Prabowo, Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi besar untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis hasil laut.

Dalam praktiknya, pemerintah disebut ingin memperbesar kontribusi sektor perikanan terhadap kebutuhan protein masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi nelayan.

Kampung Nelayan Merah Putih Disiapkan Dukung Ekonomi Nelayan

Presiden Prabowo Subianto saat menyambangi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Gorontalo
Presiden Prabowo Subianto saat menyambangi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Gorontalo

Prabowo menyebut program Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Program tersebut dirancang untuk memperkuat fasilitas pendukung aktivitas nelayan di berbagai daerah.

Dalam kunjungannya ke Gorontalo, Presiden melihat sejumlah fasilitas yang telah dibangun seperti pembuat es dan gudang pendingin hasil tangkapan ikan.

Adanya Kampung Nelayan Merah Putih yang sudah dirintis dibangun di Gorontalo ini saya lihat tadi sudah ada pembuat es, sudah ada gudang pendingin,” ujarnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga menargetkan peningkatan pendapatan nelayan melalui pengembangan infrastruktur perikanan. Menurut Prabowo, nelayan memiliki peran penting sebagai penghasil protein yang dibutuhkan masyarakat.

Pada sisi yang sama, pemerintah mulai mendorong pengembangan ekonomi kelautan berbasis konsep blue ocean economy. Strategi tersebut diarahkan untuk memperbesar investasi di sektor perikanan dan kelautan Indonesia.

Dunia sekarang sangat memerlukan ikan protein, karena itu pemerintah yang saya pimpin akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan,” kata Prabowo.