UPDATE Rekrutmen Kampung Nelayan

UPDATE.! Rekrutmen Program Kampung Nelayan Merah Putih

Kampung Nelayan Merah Putih menjadi fokus utama Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mendorong transformasi kawasan pesisir secara nasional. Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dirancang sebagai langkah strategis untuk membangun wilayah pesisir yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pembudidaya melalui pembangunan terintegrasi yang menyasar infrastruktur, layanan dasar, hingga penguatan ekosistem usaha perikanan.

Apa Itu Kampung Nelayan Merah Putih?

Kampung Nelayan Merah Putih adalah program pembangunan kawasan pesisir yang dirancang pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat nelayan. Program ini tidak hanya fokus pada perbaikan lingkungan tempat tinggal, tetapi juga menguatkan aktivitas ekonomi berbasis kelautan dan perikanan.

Dalam praktiknya, program ini menggabungkan pembangunan infrastruktur dasar seperti air bersih, sanitasi, dan listrik dengan pengembangan sarana usaha perikanan. Misalnya, penyediaan tempat pendaratan ikan, cold storage, hingga dukungan distribusi hasil tangkapan ke pasar.

Dengan pendekatan ini, kawasan pesisir diharapkan tidak hanya layak huni, tetapi juga mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi yang produktif. Artinya, nelayan tidak hanya bekerja lebih efisien, tetapi juga memiliki peluang meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan.

  • Berusia Maksimal 35 Tahun
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Memiliki Surat Keterangan Sehat dari RS Pemerintah(Tidak Menderita Penyakit Jantung, TBC, &HIV)
  • Memiliki SKCK yang masih berlaku
  • Bersedia ditempatkan di mana saja
  • Memiliki Jiwa Kewirausahaan

A. Manajer Operasional

KUALIFIKASI KHUSUS

  1. Minimal D4/Sarjana terapan dengan IPK minimum 3.00 dari skala 4.00
  2. Lulusan Program Studi :
    • Teknologi Akuakultur
    • Teknologi Penangkapan Ikan
    • Permesinan Perikanan
    • Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan
    • Teknologi Pengelolaan Sumber Daya Perairan
    • Penyuluhan Perikanan
  3. Memiliki sertifikat kompetensi

B. Kepala Produksi

  • Usaha Pendingin, Perbengkelan, Sentra Kuliner, Logistik
KUALIFIKASI KHUSUS
  1. Minimal D3 dengan IPK minimum 3.00 dari skala 4.00
  2. Lulusan Program Studi :
    • Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan/Teknik Pengolahan Produk Perikanan/Pengolahan Hasil Laut
    • Permesinan Perikanan / Mekanisasi Perikanan / Permesinan Kapal
    • Teknologi Penangkapan Ikan/Teknik Penangkapan Ikan/Perikanan Tangkap
    • Teknologi Akuakultur/Teknik Budidaya Perikanan/Budi Daya Ikan
    • Teknik Kelautan / Teknologi Kelautan
    • Teknologi Pengelolaan Sumber Daya Perairan
    • Penyuluhan Perikanan
    • Teknik Penanganan Patologi Perikanan
    • Agribisnis Perikanan
  3. Memiliki sertifikat kompetensi

C. Penjamin Mutu

KUALIFIKASI KHUSUS
  1. Minimal D3 dengan IPK minimum 3.00 dari skala 4.00
  2. Lulusan Program Studi:
    • Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan/Teknik Pengolahan Produk Perikanan/Pengolahan Hasil Laut
    • Teknologi Penangkapan Ikan/Teknik Penangkapan Ikan/Perikanan Tangkap
    • Permesinan Perikanan / Mekanisasi Perikanan / Permesinan Kapal
    • Teknologi Akuakultur/Teknik Budidaya Perikanan/Budi Daya Ikan
    • Teknik Kelautan / Teknologi Kelautan
    • Teknologi Pengelolaan Sumber Daya Perairan
    • Penyuluhan Perikanan
    • Teknik Penanganan Patologi Perikanan
    • Agribisnis Perikanan
  3. Memiliki sertifikat kompetensi

D. Administrasi Keuangan

KUALIFIKASI KHUSUS
    1. Minimal D3 dengan IPK minimum 3.00 dari skala 4.00.
    2. Lulusan Program Studi:
      • Agribisnis Perikanan
      • Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan/Teknik Pengolahan Produk Perikanan/Pengolahan Hasil Laut
      • Teknologi Penangkapan Ikan/Teknik Penangkapan Ikan/Perikanan Tangkap
      • Permesinan Perikanan / Mekanisasi Perikanan / Permesinan Kapal
      • Teknologi Akuakultur/Teknik Budidaya Perikanan/Budi Daya Ikan
      • Teknik Kelautan / Teknologi Kelautan
      • Teknologi Pengelolaan Sumber Daya Perairan
      • Penyuluhan Perikanan
      • Teknik Penanganan Patologi Perikanan
    3. Memiliki sertifikat kompetensi
  • 14 – 24 April 2026 : Pendaftaran, seleksi administrasi dan akademik
  • 27 April 2026 :Pengumuman Tahap 1
  • 27 April – 15 Mei 2026 : Seleksi kesehatan, wawancara, dan psikotes
  • 18 Mei 2026 : Pengumuman Akhir
  • 1 Juni 2026 : Penempatan

Prosedur Pendaftaran

  1. Pendaftaran Online
  2. Seleksi Administrasi
  3. Tes Psikologi (IQ)
  4. Tes Kesehatan
  5. Pendidikan & Pelatihan

FAQ (Pertanyaan Umum)

      • Apa itu Kampung Nelayan Merah Putih?

    Kampung Nelayan Merah Putih adalah program pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk membangun kawasan pesisir yang lebih maju, mandiri, dan produktif.

      • Apa tujuan utama program ini?

    Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dengan memperkuat infrastruktur dasar dan ekosistem usaha perikanan secara terintegrasi.

      • Siapa yang bisa ikut rekrutmen KNMP?

    Rekrutmen terbuka bagi lulusan minimal D3 hingga S1 dari semua jurusan dengan usia 20–35 tahun dan IPK minimal 2,75.

      • Bagaimana proses seleksinya?

    Seleksi dilakukan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) oleh BKN, serupa dengan mekanisme seleksi CPNS.

      • Di mana pendaftaran dilakukan?

    Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi pemerintah dan dapat dipantau melalui laman https://phtc.panselnas.go.id/ atau Detil laman E-LAUT KKP.

    • Apa peran tenaga yang direkrut?

    Peserta yang lolos akan berperan sebagai pengelola atau manajer kawasan pesisir untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis kelautan.

  1. Kampung Nelayan Merah Putih menjadi bagian dari upaya besar pemerintah dalam membangun kawasan pesisir berbasis potensi lokal. Program ini tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga memperkuat sumber daya manusia dan sistem ekonomi di tingkat desa.Dalam konteks tersebut, keberadaan tenaga pengelola yang direkrut melalui program ini menjadi elemen penting. Mereka diharapkan mampu menjalankan fungsi manajerial, menghubungkan produksi dengan pasar, serta memastikan keberlanjutan aktivitas ekonomi di kawasan pesisir.

    Seiring target pembangunan yang mencapai ribuan lokasi, program ini menunjukkan arah kebijakan yang lebih terstruktur dalam mengelola potensi kelautan nasional. Hal ini sekaligus membuka ruang baru bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam pembangunan wilayah pesisir.