spmb smp surabaya 2026SPMB SMP Surabaya 2026 Ubah Skema Jalur Prestasi Akademik

Bahasa Kita – Pemerintah Kota Surabaya mengubah mekanisme penilaian jalur prestasi dalam SPMB SMP Surabaya 2026. Perubahan paling mencolok terjadi pada subjalur prestasi akademik yang kini menggabungkan nilai rapor dengan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, mengatakan skema baru tersebut diterapkan untuk memperkuat proses seleksi calon murid baru SMP Negeri.

Jika sebelumnya jalur prestasi akademik hanya menggunakan nilai rapor, kini hasil TKA juga menjadi faktor penentu dalam seleksi.

Saat ini nilai itu akan kita combine dengan hasil TKA,” kata Febrina, Kamis (21/5/2026).

Bobot Nilai TKA dan Rapor di SPMB SMP Surabaya 2026

Dalam skema terbaru SPMB SMP Surabaya 2026, hasil TKA memiliki bobot sebesar 40 persen. Sementara itu, nilai rapor tetap menjadi komponen terbesar dengan proporsi 60 persen.

Menurut Febri, hasil TKA dijadwalkan diumumkan pada 26 Mei 2026. Dengan keluarnya hasil tersebut, calon peserta didik dan orang tua mulai dapat menghitung peluang masuk melalui jalur prestasi akademik.

Hasil TKA nanti kita proporsi dengan 40%. Sisanya adalah nilai rapor yang diproduksi oleh masing-masing sekolah,” ujarnya.

Yang jadi sorotan, perubahan ini membuat jalur prestasi akademik tidak lagi hanya bergantung pada konsistensi nilai rapor selama sekolah dasar.

Dalam praktiknya, kemampuan akademik siswa juga akan diuji melalui TKA sebagai instrumen tambahan penilaian.

Kuota Jalur Prestasi SMPN Surabaya Dibagi Tiga

Pemkot Surabaya menetapkan kuota jalur prestasi sebesar 35 persen dalam SPMB SMP Surabaya 2026.

Kuota tersebut dibagi ke dalam tiga subjalur berbeda.

  • Prestasi akademik: 20 persen
  • Perlombaan dan pertandingan: 12 persen
  • Penghafal kitab suci: 3 persen

Jadi ada tiga sub-jalur di situ,” kata Febri.

Di sisi lain, jalur perlombaan dan pertandingan juga memiliki pembagian penilaian tersendiri.

Kompetisi Berjenjang Dapat Poin Lebih Tinggi

Febrina Kusumawati
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati

Dispendik Surabaya membedakan penilaian antara kompetisi berjenjang dengan open tournament dalam jalur prestasi non-akademik.

Kompetisi berjenjang yang diselenggarakan pemerintah pusat maupun daerah disebut memiliki nilai lebih besar dibanding turnamen terbuka.

Sebab, peserta harus melalui proses seleksi bertingkat mulai dari kecamatan, kota, provinsi hingga nasional.

Itu poinnya jauh lebih besar daripada yang Open Tournament,” jelas Febri.

Menurutnya, sistem SPMB 2026 tersebut dibuat untuk mengakomodasi kualitas kompetisi yang memiliki proses seleksi resmi dan bertahap.

Jadwal Pendaftaran Jalur Prestasi SPMB Surabaya 2026

Jalur perlombaan akademik maupun non-akademik menjalani verifikasi pada 21 April hingga 15 Juni 2026.

Pendaftaran dibuka pada 27-29 Juni 2026 dan pengumuman hasil dilakukan pada 30 Juni 2026.

Sementara itu, jalur penghafal kitab suci memiliki jadwal yang sama, baik untuk verifikasi maupun pendaftaran.

Adapun jalur prestasi akademik dibuka lebih akhir, yakni pada 1-3 Juli 2026 setelah proses verifikasi berlangsung sejak 20 April hingga 15 Juni 2026.

Pengumuman hasil seleksi jalur prestasi akademik dijadwalkan pada 4 Juli 2026.

Informasi lengkap terkait mekanisme dan jadwal SPMB Surabaya 2026/2027 tersedia melalui laman resmi spmb.surabaya.go.id.