Stok BBM nasional dipastikan berada di atas standar minimum hingga akhir 2026. Di saat yang sama, pemerintah masih mengkaji penyesuaian harga Pertamax dengan mempertimbangkan tren harga minyak dunia.
Pemerintah memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman hingga akhir tahun 2026. Kepastian tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia setelah melaporkan kondisi sektor energi kepada Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Bahlil, stok BBM nasional saat ini berada di atas standar minimum. Selain itu, kerja sama penyediaan minyak mentah untuk kebutuhan dalam negeri juga telah dipastikan sehingga pasokan dinilai tetap terjaga.
Di sisi lain, pemerintah masih mengevaluasi kemungkinan penyesuaian harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax. Namun, keputusan tersebut masih menunggu perkembangan harga minyak dunia yang terus berubah.
Pasokan BBM Aman, Pemerintah Pantau Harga Minyak Dunia
Bahlil menjelaskan fluktuasi Indonesian Crude Price (ICP) menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum pemerintah menetapkan kebijakan harga. Karena itu, evaluasi dilakukan secara hati-hati agar tidak membebani masyarakat maupun pelaku usaha migas.
Selain memastikan pasokan tetap aman, pemerintah juga telah meminta PT Pertamina (Persero) dan badan usaha BBM swasta menyiapkan skenario penyesuaian harga apabila tren harga minyak dunia terus menurun.
Sementara itu, pemerintah menegaskan tidak ada rencana menaikkan harga BBM bersubsidi. Dalam keterangannya, Bahlil menyebut kebijakan tersebut tetap dipertahankan sehingga masyarakat pengguna BBM bersubsidi tidak terdampak perubahan harga.
Lebih jauh, pemerintah masih akan membahas kemungkinan penyesuaian harga BBM nonsubsidi melalui rapat bersama Pertamina dan badan usaha lainnya. Hasil pembahasan itu akan menjadi dasar apabila terdapat perubahan harga pada bulan mendatang.
Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga telah menyesuaikan harga beberapa BBM nonsubsidi per 1 Juli 2026 dengan menurunkan harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Adapun harga Pertamax masih bertahan pada level Rp16.250 per liter.
