James F. SundahJames F. Sundah

Bahasa Kita – Musisi senior James F. Sundah meninggal dunia di New York, Amerika Serikat, Kamis 7 Mei 2026 waktu setempat. Kabar duka itu diumumkan langsung melalui akun media sosial James dan sang istri, Lia Sundah, yang menyebut pencipta lagu “Lilin-Lilin Kecil” tersebut wafat dengan tenang pada usia 70 tahun.

Dengan duka cita dan cinta yang mendalam, kami mengumumkan meninggalnya James F. Sundah, suami, ayah, sahabat, dan penulis lagu Indonesia yang tercinta,” tulis keluarga dalam pengumuman tersebut.

James diketahui telah lama menjalani pengobatan kanker paru-paru di Amerika Serikat. Selama beberapa tahun terakhir, kondisinya terus dipantau keluarga dan tim medis.

Kepergian James F. Sundah langsung memunculkan kembali kenangan publik terhadap lagu “Lilin-Lilin Kecil”, karya yang menjadi salah satu simbol musik Indonesia sejak era 1970-an.

Lilin-Lilin Kecil Jadi Lagu Paling Melekat dari James F. Sundah

Nama James F. Sundah mulai dikenal luas setelah menciptakan lagu “Lilin-Lilin Kecil” pada 1977. Lagu tersebut kemudian dipopulerkan oleh Chrisye dan hingga kini masih dikenal lintas generasi.

Dalam sudut pandang musik Indonesia, karya itu dianggap memiliki kekuatan lirik yang sederhana tetapi emosional. Lagu tersebut juga sering diputar dalam berbagai acara penghormatan dan momentum reflektif.

Tak sedikit yang menilai “Lilin-Lilin Kecil” menjadi salah satu lagu Indonesia yang mampu bertahan melintasi perubahan zaman.

Selain karya tersebut, James juga dikenal sebagai komposer dan penulis lagu yang aktif mendukung perkembangan musik nasional. Ia memiliki perhatian besar terhadap kualitas karya dan perlindungan hak pencipta lagu.

Di balik itu, James dikenal sebagai sosok yang cukup vokal membicarakan persoalan hak cipta musisi di Indonesia.

James F. Sundah Meninggal
James F. Sundah Meninggal

James F. Sundah Dikenal Konsisten Bela Hak Musisi

Sepanjang hidupnya, James F. Sundah tidak hanya fokus menciptakan lagu. Ia juga aktif memperjuangkan pengakuan terhadap hak cipta dan kesejahteraan para penulis lagu Indonesia.

Dalam praktiknya, James beberapa kali menyuarakan pentingnya sistem perlindungan hukum bagi kreator musik nasional.

Sepanjang hidupnya, James tanpa lelah memperjuangkan hak-hak musisi dan pengakuan Undang-Undang Hak Cipta bagi penulis lagu dan pencipta di Indonesia,” tulis keluarga.

Yang jadi sorotan, perhatian James terhadap isu hak cipta tetap berjalan meski dirinya sedang menjalani pengobatan kanker paru-paru di Amerika Serikat.

Di sisi lain, banyak pelaku industri musik mengenang James sebagai figur yang konsisten menjaga martabat profesi pencipta lagu.

Pesan Keluarga James F. Sundah Jadi Perhatian Publik

Selain mengumumkan kabar duka, keluarga juga menyampaikan pesan yang kemudian banyak dibagikan kembali oleh masyarakat di media sosial.

Semoga kita masing-masing menjadi lilin kecil yang membawa cahaya, harapan, kebaikan, dan cinta sehingga bersama-sama, kita dapat menerangi dunia,” demikian isi pesan tersebut.

Pesan itu dianggap menggambarkan perjalanan hidup James yang selama ini dikenal dekat dengan karya-karya bernuansa reflektif dan kemanusiaan.

Dalam perkembangan selanjutnya, ucapan belasungkawa terus berdatangan dari berbagai kalangan, mulai dari musisi, pencinta musik, hingga tokoh industri hiburan nasional.

Kepergian James F. Sundah kini menjadi kehilangan besar bagi musik Indonesia, terutama karena pengaruhnya tidak hanya hadir lewat lagu, tetapi juga perjuangannya terhadap hak para kreator musik.