Bahasa Kita – Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera membuka pendaftaran Sekolah Maung melalui Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB 2026. Program untuk jenjang SMA dan SMK tersebut mulai menerima pendaftaran pada 25 Mei 2026.
Pendaftaran Sekolah Maung dilakukan secara daring melalui laman resmi maung-spmb.jabarprov.go.id. Program ini ditujukan untuk menjaring siswa dengan kemampuan akademik maupun non-akademik unggul di berbagai wilayah Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan Sekolah Maung merupakan transformasi dari konsep sekolah favorit. Fokus utama program itu adalah menciptakan sekolah dengan standar kompetitif di setiap kabupaten dan kota.
Menurut pria yang akrab disapa KDM tersebut, keberadaan Sekolah Maung diharapkan mampu membangun sumber daya manusia unggul dengan daya saing tinggi.
Yang menarik, sistem zonasi tidak lagi berlaku dalam proses penerimaan Sekolah Maung. Namun pada kenyataannya, pemerintah telah menyiapkan solusi bagi warga sekitar sekolah yang tidak memenuhi syarat akademik.
Pemprov Jawa Barat bekerja sama dengan sekolah swasta di sekitar lokasi Sekolah Maung. Siswa yang tidak lolos seleksi tetap dapat bersekolah tanpa dipungut biaya.
Syarat Pendaftaran Sekolah Maung 2026
Panitia SPMB Sekolah Maung menetapkan sejumlah persyaratan umum bagi calon peserta didik. Dalam praktiknya, seluruh syarat wajib dipenuhi sebelum proses pendaftaran dilakukan.
Berikut syarat umum calon peserta Sekolah Maung 2026:
- Lulusan SMP, MTs, atau sederajat tahun berjalan maupun tahun sebelumnya.
- Usia maksimal 21 tahun per 1 Juli 2026.
- Memiliki NISN dan berdomisili di Jawa Barat minimal satu tahun.
- Memiliki prestasi akademik atau non-akademik.
- Bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi.
- Bertanggung jawab atas kebenaran data melalui SPTJM.
Selain itu, peserta jenjang SMA wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik atau TKA dari Kemendikdasmen. Ketentuan tersebut tidak berlaku bagi pendaftar SMK.
Tak hanya itu, calon siswa juga harus menyiapkan sejumlah dokumen penting dalam bentuk digital untuk proses verifikasi.
Dokumen Wajib Sekolah Maung
Pihak panitia meminta peserta melengkapi seluruh dokumen sebelum mengakses portal pendaftaran.
Berikut daftar dokumen yang wajib disiapkan:
- Akta kelahiran atau surat keterangan lahir.
- KTP orang tua dan Kartu Keluarga.
- Ijazah atau surat keterangan mengikuti ujian akhir.
- Rapor semester 1 hingga semester 5.
- Sertifikat atau bukti TKA jika disyaratkan.
Dalam konteks tersebut, kelengkapan dokumen menjadi faktor penting untuk mempercepat proses verifikasi data peserta.
Daftar SMA dan SMK Sekolah Maung
Program Sekolah Maung mencakup puluhan SMA dan SMK Negeri di berbagai daerah Jawa Barat.
Beberapa SMA Negeri yang masuk program ini antara lain SMAN 1 Bogor, SMAN 1 Depok, SMAN 1 Bekasi, SMAN 3 Bandung, SMAN 5 Bandung, hingga SMAN 1 Tasikmalaya.
Sementara itu, sekolah kejuruan yang tergabung dalam Sekolah Maung meliputi SMKN 1 Cibinong, SMKN 3 Bogor, SMKN 1 Cimahi, SMKN 1 Garut, hingga SMKN 1 Pangandaran.
Yang kerap luput diperhatikan, peserta hanya diperbolehkan memilih satu sekolah tujuan. Khusus pendaftar SMK, siswa dapat memilih maksimal tiga program keahlian.
Jadwal Seleksi Sekolah Maung 2026
Seluruh proses seleksi dilakukan secara daring melalui portal resmi Sekolah Maung. Peserta dapat login menggunakan akun dari operator Dapodik sekolah asal.
Jika belum memiliki akun, siswa dapat mengajukan permohonan ke sekolah tujuan sebelum masa pendaftaran berakhir.
Berikut jadwal lengkap SPMB Sekolah Maung 2026:
- Pendaftaran peserta: 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026.
- Verifikasi data: 25 Mei hingga 2 Juni 2026.
- Uji kompetensi dan penanganan masalah: 3 Juni 2026.
- Rapat pleno dewan guru dan kepala sekolah: 4 Juni 2026.
- Koordinasi kepala sekolah dan cabang dinas: 5 Juni 2026.
- Pengumuman hasil seleksi: 8 Juni 2026.
- Daftar ulang: 9 hingga 10 Juni 2026.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyebut seluruh pembaruan teknis pelaksanaan akan diumumkan melalui kanal resmi Dinas Pendidikan Jawa Barat.
