Bahasa Kita – SPMB Salatiga 2026 resmi dibuka oleh Pemerintah Kota Salatiga. Pembukaan secara simbolis berlangsung di Aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga pada Selasa, 2 Juni 2026. Pembukaan tersebut menandai dimulainya seluruh rangkaian penerimaan murid baru yang telah dipersiapkan sejak beberapa waktu terakhir.
Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membuka langsung pelaksanaan SPMB Salatiga tahun ini. Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Salatiga memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
Sebelum pelaksanaan dimulai, Dinas Pendidikan telah menyusun petunjuk teknis, menggelar sosialisasi kepada masyarakat, serta mengevaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kendala yang pernah muncul pada proses penerimaan peserta didik baru.
Tahapan Pelaksanaan SPMB Salatiga 2026
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Mudjiati, menjelaskan bahwa pelaksanaan SPMB Salatiga diawali dengan pembukaan akun peserta. Setelah itu, calon peserta didik dapat memilih sekolah tujuan dan jalur pendaftaran melalui laman resmi SPMB.
Menurutnya, periode paling padat dalam pelaksanaan SPMB berlangsung pada 2 hingga 4 Juni 2026. Pada rentang waktu tersebut peserta mulai menentukan pilihan sekolah sesuai jalur yang tersedia.
“Puncak pelaksanaan SPMB diperkirakan berlangsung pada 2 hingga 4 Juni. Hari ini peserta mulai memilih sekolah dan jalur pendaftaran melalui laman resmi SPMB. Terdapat 10 SMP negeri dan 9 SD negeri yang dapat dipilih oleh calon peserta didik,” ujarnya.
Dalam praktiknya, peserta memiliki sejumlah pilihan sekolah negeri yang tersedia di Kota Salatiga. Karena itu, masyarakat diminta memahami seluruh ketentuan sebelum menentukan pilihan.
Hasil Seleksi Diumumkan 5 Juni 2026
Selain proses pendaftaran, masyarakat juga menantikan pengumuman hasil seleksi. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, hasil seleksi SPMB Salatiga akan diumumkan pada 5 Juni 2026.
Selanjutnya, peserta yang dinyatakan lolos wajib mengikuti proses daftar ulang sesuai jadwal masing-masing sekolah. Tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum peserta resmi tercatat sebagai murid baru.
Tak hanya itu, Dinas Pendidikan juga menyiapkan berbagai layanan pendukung. Langkah ini dilakukan agar masyarakat memperoleh akses informasi yang cepat selama proses berlangsung.
Untuk mendukung kelancaran SPMB Salatiga 2026, Dinas Pendidikan membuka layanan pengaduan khusus. Selain itu, setiap sekolah menyediakan hotline informasi dan pengaduan.
Dengan adanya layanan tersebut, masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan maupun kendala yang muncul selama proses pendaftaran. Di sisi lain, sekolah juga dapat memberikan informasi secara langsung kepada calon peserta didik dan orang tua.
Dalam konteks tersebut, pemerintah berharap seluruh proses berjalan lebih responsif dan mudah diakses oleh masyarakat.
Wali Kota Tekankan Integritas Pelaksanaan SPMB
Pada saat yang sama, Wali Kota Salatiga menegaskan pentingnya menjaga integritas selama pelaksanaan SPMB. Ia meminta seluruh pihak menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku.
“Pemerintah Kota Salatiga berkomitmen menghadirkan proses penerimaan murid baru yang objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Saya berpesan kepada Plt. Kepala Dinas Pendidikan untuk menjaga integritas dengan sebaik-baiknya,” tegas Robby Hernawan.
Lebih jauh, ia mengingatkan kepala sekolah dan operator sekolah agar memahami seluruh regulasi. Menurutnya, kesamaan pemahaman sangat penting agar tidak muncul perbedaan informasi di tengah masyarakat.
Yang perlu digarisbawahi, Pemerintah Kota Salatiga menegaskan komitmen menghadirkan proses penerimaan murid baru yang terbuka, berintegritas, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sesuai dengan agenda Dinas Pendidikan Jawa Tengah, SPMB akan di buka mulai 3 juni 2026.
Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sunarto, mengatakan Seluruh proses SPMB Jateng dilakukan secara serentak melalui laman spmb.jatengprov.go.id.
