Demo pendukung MBG di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, diwarnai aksi saling dorong antara massa dan aparat kepolisian. Ketegangan terjadi setelah perwakilan demonstran mengaku tidak dapat bertemu dengan pihak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menyampaikan tuntutan pencabutan moratorium pembangunan dapur baru program Makan Bergizi Gratis.
Demo pendukung MBG berlangsung pada Rabu (8/7/2026) dengan melibatkan massa yang tergabung dalam Presidium Aliansi Rakyat Pendukung Makan Bergizi Gratis (MBG). Aksi yang semula direncanakan berlangsung di kawasan Patung Kuda kemudian dialihkan menuju kantor Badan Gizi Nasional (BGN).
Namun, perjalanan massa dihentikan aparat kepolisian di depan Lapangan IRTI, tepat di depan Halte Balai Kota. Sejak itu, situasi di lokasi mulai memanas ketika massa meminta agar dapat melanjutkan perjalanan menuju kantor BGN.
Massa Kecewa Tak Bertemu Perwakilan BGN saat Demo MBG
Sebelumnya, aparat kepolisian memfasilitasi sejumlah perwakilan demonstran menuju gedung BGN menggunakan mobil golf. Mereka dijanjikan dapat bertemu dengan perwakilan pimpinan BGN untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
Meski demikian, setibanya di lokasi, para perwakilan massa mengaku tidak bertemu dengan satu pun perwakilan BGN. Kondisi tersebut memicu kekecewaan sehingga massa yang berada di luar berusaha menerobos blokade polisi.
Dalam situasi itu, orator meminta aparat membuka akses menuju kantor BGN karena tidak ada pihak yang menerima perwakilan demonstran. Selanjutnya, aksi saling dorong antara massa dan polisi pun tidak dapat dihindari.
Secara faktual, dalam insiden tersebut massa melemparkan botol air mineral dan bambu yang digunakan sebagai tiang bendera ke arah aparat kepolisian. Di sisi lain, polisi tetap mempertahankan barikade untuk membatasi pergerakan massa.
Ketegangan berlangsung tanpa adanya kesepakatan antara kedua pihak. Setelah itu, massa meninggalkan mobil komando yang berada di Jalan Medan Merdeka Selatan dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju kantor BGN.
Sebelumnya, Presidium Aliansi Rakyat Pendukung MBG menyampaikan tuntutan agar Badan Gizi Nasional mencabut moratorium pembangunan dapur baru untuk program Makan Bergizi Gratis. Tuntutan tersebut disuarakan oleh para pemilik maupun investor dapur MBG yang mengikuti aksi demonstrasi di kawasan Lapangan IRTI, Jakarta.
Selain meminta pencabutan moratorium, demonstran berupaya menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pihak BGN. Namun, hingga aksi berlangsung, tidak ada pertemuan antara perwakilan massa dengan perwakilan lembaga tersebut sebagaimana yang diharapkan demonstran.
