Film Ghost in the Cell

Film Ghost in the Cell Tembus 3 Juta Penonton dalam 25 Hari

Bahasa Kita – Film Ghost in the Cell garapan sutradara Joko Anwar berhasil menembus 3 juta penonton setelah 25 hari tayang di bioskop Indonesia. Pencapaian tersebut memperkuat posisi film horor komedi itu sebagai salah satu film Indonesia dengan performa penonton paling menonjol sepanjang 2026.

Berdasarkan data Cinepoint hingga Minggu, 10 Mei 2026, Film Ghost in the Cell memperoleh tambahan 354.054 penonton selama periode 4 hingga 10 Mei 2026. Lonjakan tersebut membuat total penonton film itu menyentuh angka psikologis 3 juta.

Sebelumnya, film yang dibintangi Abimana Aryasatya dan Morgan Oey tersebut lebih dulu mencatat angka 2.012.571 penonton sebelum terus mengalami peningkatan dalam pekan-pekan berikutnya.

Yang menarik, capaian 3 juta penonton diraih tepat pada hari ke-25 sejak penayangan perdana pada 16 April 2026 di seluruh bioskop Indonesia.

Rekor Film Ghost in the Cell
Rekor Film Ghost in the Cell

Film Ghost in the Cell Angkat Horor di Dalam Lapas

Film Ghost in the Cell menghadirkan cerita berlatar lembaga pemasyarakatan atau lapas dengan perpaduan unsur horor, komedi, dan kritik sosial. Narasi utama menyoroti kehidupan para narapidana yang menghadapi tekanan dari sesama tahanan maupun oknum pejabat lapas.

Baca Juga :  Royalti Musik Anjlok Drastis, Rhoma Irama Soroti Distribusi LMK

Dalam praktiknya, cerita berkembang setelah kedatangan seorang narapidana baru yang diikuti kemunculan sosok misterius di dalam sel penjara.

Situasi di dalam lapas berubah mencekam ketika serangkaian kematian mengenaskan mulai terjadi. Konflik semakin besar karena para tahanan harus bertahan di tengah kekerasan dan praktik korupsi yang terjadi di lingkungan penjara.

Yang jadi sorotan, film ini tidak hanya mengandalkan elemen jumpscare. Di sisi lain, Joko Anwar juga memasukkan isu solidaritas antarnarapidana sebagai inti cerita utama.

Beberapa adegan memperlihatkan upaya para tahanan bertahan hidup melalui kegiatan positif seperti ibadah dan kelas tari di dalam lapas.

Namun pada kenyataannya, inti konflik dalam Film Ghost in the Cell tetap berpusat pada perjuangan melawan penyalahgunaan kekuasaan yang dilindungi oknum tertentu di dalam penjara.

Joko Anwar Sampaikan Apresiasi untuk Penonton

Kesuksesan Film Ghost in the Cell mendapat respons langsung dari sutradara Joko Anwar melalui media sosial pribadinya. Ia menyampaikan rasa syukur atas dukungan penonton terhadap film tersebut.

Baca Juga :  Justin Bieber Dibayar Rp170 Miliar untuk Tampil di Coachella 2026

ALHAMDULILLAH PUJI TUHAN. Sampai dengan sore hari ke-25, Ghost in the Cell sudah mencapai 3 juta penonton. Terima kasih yang sudah jadi bagian dari pencapaian kita bersama ini!,” tulis Joko Anwar.

Tak berhenti di situ, capaian tersebut juga memperlihatkan tren kuat genre horor Indonesia yang masih mendominasi pasar bioskop domestik.

Dalam konteks tersebut, perpaduan horor dan komedi dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat Film Ghost in the Cell mampu menjangkau penonton lebih luas.

Secara faktual, performa Film Ghost in the Cell menjadi salah satu pencapaian terbesar film Indonesia pada paruh pertama 2026, terutama untuk genre horor dengan pendekatan cerita yang menggabungkan unsur sosial dan thriller psikologis.