ikn tetap dibangunIKN Dipastikan Tetap Dibangun Meski MK Sebut Ibu Kota Masih Jakarta

Bahasa Kita – Otorita IKN memastikan pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN tetap berjalan meski Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan ibu kota negara saat ini masih berada di Provinsi DKI Jakarta.

Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw menegaskan putusan MK tidak membatalkan status Nusantara sebagai calon ibu kota negara baru Indonesia.

Menurut Troy, keputusan tersebut justru memperkuat koridor hukum perpindahan ibu kota dari Jakarta menuju Nusantara.

Fakta hari ini adalah IKN terus berproses dan terus dibangun,” ujar Troy dalam keterangan tertulis, Kamis (21/5).

Ia menjelaskan sesuai ketentuan undang-undang, penetapan resmi perpindahan ibu kota nantinya dilakukan melalui Keputusan Presiden yang menjadi kewenangan Presiden Republik Indonesia.

Pembangunan IKN Disebut Tidak Berhenti

Troy memastikan seluruh proses pembangunan IKN tetap berjalan melalui berbagai skema pendanaan yang telah disiapkan pemerintah.

Dalam praktiknya, pembangunan Nusantara dilakukan menggunakan pendanaan dari APBN, kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), serta investasi swasta.

Menurutnya, seluruh proses tersebut saat ini masih terus bergulir.

Semuanya bergulir pada saat ini, artinya proses pembangunan terus bergerak. Tidak ada kata berhenti, stagnan, atau mangkrak. Inilah diksi-diksi yang harus dikoreksi oleh siapa pun,” tegasnya.

Yang jadi sorotan, pernyataan tersebut disampaikan untuk menjawab berbagai spekulasi terkait kelanjutan pembangunan IKN setelah putusan MK.

Di sisi lain, pemerintah menilai proyek Nusantara tetap menjadi bagian penting dari agenda pembangunan nasional jangka panjang.

IKN Disiapkan Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Menurut Troy, pembangunan IKN tidak hanya difokuskan sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

Lebih jauh, Nusantara juga dirancang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang terhubung dengan berbagai wilayah di Kalimantan Timur.

Troy Pantouw
Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw

Superhub Ekonomi Nusantara adalah arah pengembangan ekonomi IKN yang menghubungkan klaster-klaster strategis untuk menciptakan pertumbuhan baru yang inovatif,” jelas Troy.

Dalam konteks tersebut, pengembangan ekonomi IKN akan mencakup berbagai sektor strategis.

Mulai dari pusat ekonomi dan bisnis, kawasan kesehatan, energi baru terbarukan, hingga pusat pendidikan, riset, dan inovasi.

Tak hanya itu, pembangunan juga diarahkan untuk mendukung kawasan industri pangan serta sektor hiburan di kawasan Nusantara.

Yang menarik, pengembangan IKN saat ini tidak hanya berlangsung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Troy menjelaskan pembangunan Nusantara kini diarahkan melalui sembilan wilayah perencanaan yang saling terhubung.

Arah pengembangan tersebut juga membuka ruang kolaborasi dengan sejumlah wilayah lain di Kalimantan Timur.

Di antaranya Balikpapan, Penajam Paser Utara, Samarinda, hingga kawasan pendukung lainnya.

Arah ini sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan Balikpapan, Penajam Paser Utara, Samarinda, dan berbagai wilayah lainnya di Kalimantan Timur,” pungkasnya.

Secara faktual, pemerintah terus menempatkan IKN sebagai proyek strategis nasional yang tidak hanya berkaitan dengan pemindahan pusat pemerintahan, tetapi juga pembangunan kawasan ekonomi baru.

Karena itu, Otorita IKN memastikan pembangunan Nusantara tetap berjalan sesuai rencana meski status resmi perpindahan ibu kota masih menunggu keputusan presiden.