Kapolrestabes Bandung Dedi SupriyadiKombes Pol Dedi Supriyadi Resmi Jadi Kapolrestabes Bandung, Tegaskan Tak Tolerir Kejahatan

Bahasa Kita – Suasana khidmat menyelimuti Mapolrestabes Bandung di Jalan Jawa, Kota Bandung, Rabu 20 Mei 2026, saat penyambutan Kapolrestabes Bandung yang baru, Kombes Pol Dedi Supriyadi.

Kombes Pol Dedi Supriyadi resmi menjabat Kapolrestabes Bandung menggantikan Kombes Pol Budi Sartono. Kedatangannya disambut dengan tradisi pedang pora, tarian tradisional, hingga penampilan tari persembahan dari Bhayangkari Cilik yang merupakan binaan Polrestabes Bandung.

Momen penyambutan tersebut berlangsung hangat dan penuh penghormatan. Setelah prosesi seremonial selesai, Dedi melaksanakan ramah tamah bersama jajaran Kapolsek se-Kota Bandung serta personel kepolisian lainnya.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Dedi Supriyadi menegaskan dirinya akan melanjutkan program-program prioritas Mabes Polri dengan fokus pada pelayanan masyarakat dan penguatan keamanan di Kota Bandung.

Pada hari ini saya sudah dilantik jadi Kapolrestabes Bandung, tentunya karena itu ada beberapa program nanti yang akan kami jalankan, tetap program yang sesuai dari Mabes, penguatan-penguatan di manajemen pembinaan dan operasional, yang bersinergi dalam rangka melaksanakan tugas fungsi dan peran Polisi untuk melayani masyarakat di Kota Bandung,” ujar Dedi Supriyadi.

Ia menegaskan bahwa jajaran Polrestabes Bandung tidak akan memberi ruang bagi aksi kriminalitas yang meresahkan masyarakat. Menurutnya, langkah tegas akan dilakukan terhadap pelaku kejahatan dengan tetap mengacu pada prosedur yang berlaku di institusi kepolisian.

Kita pada prinsipnya tidak mentolerir kejahatan yang meresahkan masyarakat. Tentunya kita sudah mempunyai Protap (Prosedur Tetap). Kita akan melakukan tindakan tegas dan terukur, tetap sesuai instruksi,” katanya.

Dedi menyebut rasa aman menjadi kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, kepolisian harus hadir memberikan perlindungan dan kenyamanan dalam aktivitas sehari-hari warga Kota Bandung.

Karena kita tidak mentolerir itu, karena memang rasa aman dibutuhkan oleh masyarakat,” ucapnya.

Pergantian pucuk pimpinan di Polrestabes Bandung ini diharapkan mampu memperkuat sinergi kepolisian dengan masyarakat maupun pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kota Bandung.

Selain fokus pada penegakan hukum, Dedi juga menyoroti pentingnya penguatan manajemen internal dan operasional kepolisian agar pelayanan publik berjalan maksimal.

Kehadiran Dedi Supriyadi sebagai Kapolrestabes Bandung pun mendapat perhatian masyarakat, terlebih Kota Bandung merupakan salah satu kota besar dengan aktivitas masyarakat yang sangat padat dan dinamis.

Dengan pengalaman dan amanah barunya, Dedi diharapkan mampu menjaga situasi keamanan tetap kondusif sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di Kota Bandung.