bahasakita.id—Persada Sukarno Kediri bersama Pemerintah Kabupaten Kediri meluncurkan Pilot Project Pembinaan dan Pelatihan (BINLAT) serta Laboratorium Karakter Jati Diri Bangsa sebagai respons atas kebutuhan penguatan pendidikan karakter.
Program ini dijadwalkan dibuka pada Minggu, 25 Januari 2026. Inisiatif tersebut dikaitkan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, terutama pada aspek pembangunan manusia dan nilai kebangsaan.
BINLAT dirancang menyasar pelajar hingga masyarakat umum. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter tidak hanya menjadi urusan sekolah, tetapi tanggung jawab sosial bersama.
Ketua Umum Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno Kediri, R.M. Suhardono, S.E., menyatakan bahwa karakter bangsa merupakan fondasi keberlanjutan pembangunan. “Sebagai warga negara Indonesia yang mencintai tanah air dan NKRI, kami mendukung sepenuhnya Asta Cita Presiden,” ujar Suhardono, Jumat (23/01/2026).
Menurutnya, tantangan Indonesia ke depan tidak hanya terletak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada kualitas manusia yang mengelolanya. BINLAT diposisikan sebagai ruang pembentukan nilai, disiplin, dan kesadaran kebangsaan.
Suhardono juga menekankan pentingnya optimisme kolektif dalam menatap masa depan bangsa. “Indonesia Emas, bukan Indonesia Cemas,” katanya.
Kerangka Kolaborasi Lintas Sektor
Pelaksanaan BINLAT disiapkan melalui koordinasi lintas sektor Pemerintah Kabupaten Kediri. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) serta Polres Kediri terlibat dalam tahap perencanaan.
Rapat koordinasi lintas sektor digelar di Kantor Bakesbangpol Kabupaten Kediri pada Senin (19/01/2026). Forum tersebut membahas peran institusi daerah dalam mendukung keberlanjutan program.
Kepala Pilot Project BINLAT, Kushartono, menyampaikan bahwa undangan telah dikirim kepada Forkopimda dan perangkat daerah terkait. Sebagian instansi diharapkan menjadi tim monitoring dan evaluasi.
Pemanfaatan situs bersejarah sebagai ruang edukasi diharapkan memberi makna lebih dalam pada proses pembelajaran karakter.***
