Calon pelamar perlu menyiapkan diri menghadapi tes CPNS 2026 sejak pemerintah mengumumkan rencana pendaftaran November pada Jumat (6/11/2026). Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan imbauan itu di Kompleks Parlemen, Jakarta, sedangkan jadwal tes rinci belum terbit.
Prasetyo meminta masyarakat mempersiapkan diri menghadapi seluruh rangkaian tes pengangkatan CPNS. Menurut detikFinance, ia terutama mengarahkan imbauan itu kepada lulusan baru. Pemerintah menekankan pentingnya memantau pengumuman resmi sebelum menyiapkan berkas.
Imbauan itu muncul dalam konferensi pers setelah rapat finalisasi ASN PPPK paruh waktu lintas sektor di Kompleks Parlemen. Pimpinan DPR RI dan sejumlah menteri hadir, termasuk Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri. Pemerintah menilai rekrutmen ini perlu karena pegawai pensiun setiap tahun dan program prioritas membutuhkan pengawalan.
Arah itu sejalan dengan sikap MenPAN-RB Rini Widyantini pada akhir 2025. Dalam laporan Kompas.com, ia menyatakan perhatian pada "regenerasi untuk para ASN dan tentunya para fresh graduate". Rini juga meminta kementerian dan lembaga menganalisis kebutuhan pegawai untuk lima tahun ke depan.
Tahapan Seleksi yang Perlu Dipahami Pelamar
Pemerintah belum merinci tahapan seleksi tahun ini. Pelamar dapat merujuk pola seleksi sebelumnya, yakni pendaftaran daring, seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD), dan seleksi kompetensi bidang (SKB). Pola itu muncul dalam panduan Pegadaian tentang CPNS 2026.
SKD pada seleksi sebelumnya mencakup tes wawasan kebangsaan, tes intelegensia umum, dan tes karakteristik pribadi. Peserta mengerjakannya dengan sistem computer assisted test (CAT) milik BKN. Pelamar sebaiknya mempelajari ketiga materi itu sejak sekarang, sambil menunggu ketentuan 2026.
Pendaftaran akan berlangsung daring lewat portal SSCASN milik BKN. Pelamar sebaiknya membuat akun lebih awal dan memeriksa kesesuaian data kependudukan. Langkah ini mencegah kendala saat verifikasi.
Persyaratan umum mengacu pada Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 6 Tahun 2024, menurut Asatunews. Pelamar perlu menyiapkan dokumen administrasi, seperti KTP, ijazah, transkrip nilai, dan pas foto. Panitia tetap akan menetapkan daftar final lewat pengumuman resmi.
Waspada Informasi Jadwal yang Belum Terverifikasi
Unggahan media sosial yang mengklaim seleksi CPNS sudah dibuka sempat beredar, menurut detikJabar. Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menanggapi isu itu dan meminta masyarakat menunggu pengumuman resmi pemerintah.
Narasi kuota 400 ribu formasi CPNS 2026 juga beredar. Laman Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara mencatat Kementerian PAN-RB menyatakan angka itu tidak benar. Sumber yang sama menyebut BKN belum merilis jadwal detail dalam bentuk poster atau video viral.
Informasi resmi hanya tersedia melalui kanal BKN, Kementerian PAN-RB, dan portal SSCASN. Angka 160 ribu formasi dari Rini pada April 2026 pun masih perkiraan, bukan keputusan final. Calon pelamar sebaiknya memeriksa alamat situs sebelum memasukkan data pribadi. Portal pendaftaran resmi CPNS hanya SSCASN milik BKN.
Peluang CPNS 2027 bagi PPPK Penuh Waktu
Pemerintah juga menetapkan pengangkatan PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027. Kebijakan itu berlaku bertahap lintas profesi, termasuk dosen dan petugas pemadam kebakaran, menurut Radar Bromo.
Radar Tulungagung melaporkan PPPK penuh waktu mendapat kesempatan mengikuti seleksi CPNS 2027. Prasetyo juga menyinggung perlakuan khusus bagi PPPK penuh waktu pada bidang yang memerlukan pengalaman dan keahlian khusus. Rincian perlakuan itu belum pemerintah jelaskan. Ia juga menyebut tenaga kesehatan, tenaga teknis, tenaga pelayanan, dan Satpol PP dalam cakupan kebijakan.
Laman Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menulis bahwa MenPAN-RB Rini Widyantini memperkirakan pendaftaran CPNS 2027 mulai awal tahun, termasuk bagi PPPK guru. Perkiraan itu belum berstatus keputusan, sehingga pelamar tetap menunggu pengumuman BKN.
Pemerintah telah mengumumkan rencana CPNS 2026, tetapi jadwal, formasi, dan tahapan tes masih menunggu penetapan resmi. Pelamar sebaiknya mulai belajar materi SKD dan memantau kanal resmi. Dengan cara itu, mereka siap saat portal pendaftaran dibuka.