pengecekan SPPG Begadung 2, bahasa kitaPolisi, Dinkes, dan BPOM lakukan pengecekan SPPG Begadung 2 usai keracunan siswa SMAN 3 Nganjuk akibat menu Makan Bergizi Gratis.

Pengecekan SPPG Begadung 2 dilakukan tim gabungan Satreskrim Polres Nganjuk, Dinas Kesehatan, dan BPOM menyusul kasus keracunan siswa SMAN 3 Nganjuk.

Pengecekan SPPG Begadung 2 berlangsung, Kamis (3/9/2026). Tiga instansi turun bersama menyisir dapur penyuplai Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.

Kasat Reskrim Polres Nganjuk, AKP M. Patria Pratama, memastikan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh. Tim tidak bekerja sendiri dalam proses ini.

Tadi Satreskrim Polres Nganjuk gabungan dengan Dinkes dan BPOM melakukan kegiatan pengecekan lokasi SPPG,” ungkapnya.

Tiga Instansi Turun Bersama ke Dapur MBG

Kehadiran BPOM dalam tim gabungan bertujuan menelusuri standar keamanan pangan di lokasi produksi. Dinkes turut memastikan aspek kesehatan dan sanitasi dapur.

Kolaborasi lintas instansi ini muncul setelah puluhan siswa SMAN 3 Nganjuk keracunan usai makan menu MBG, Rabu (2/9/2026). Menu tersebut meliputi nasi goreng, ayam suwir, telur dadar, tahu bulat, acar, dan semangka.

Langkah Lanjutan Usai Pengecekan Lapangan

Selain investigasi kepolisian, Dinkes Kabupaten Nganjuk turut melaksanakan pengujian laboratorium terhadap sampel makanan. Langkah ini melengkapi hasil uji reagen yang lebih dulu dilakukan RS Bhayangkara.

Akibatnya, BGN menjatuhkan sanksi suspend sementara terhadap SPPG Begadung 2. Pemkab Nganjuk menyebut durasi suspend sepenuhnya kewenangan BGN.

Yang jadi sorotan, proses investigasi gabungan ini diharapkan mempercepat kepastian penyebab pasti keracunan. Hasil resmi laboratorium masih ditunggu pihak berwenang.