Bahasa Kita – Sambaran petir menyebabkan satu rumah di Komplek Perumahan Cilaku, Kota Serang, Banten, terbakar saat hujan deras disertai badai, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Peristiwa ini terjadi setelah petir menyambar bagian atap rumah dan memicu api pada struktur bangunan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran sempat membuat panik penghuni dan warga sekitar sebelum akhirnya berhasil dikendalikan.
Bagaimana Kronologi Sambaran Petir yang Memicu Kebakaran?
Pemilik rumah mengaku mendengar dentuman keras sebelum listrik di rumahnya padam secara tiba-tiba. Kondisi tersebut menjadi tanda awal adanya sambaran petir di sekitar lokasi.
“Setelah itu saya mencium bau hangus dan melihat bara api dari bagian atas rumah,” ujarnya.
Api diketahui muncul dari bagian atap yang berbahan kayu. Dalam waktu singkat, kobaran api mulai terlihat meski belum sempat menyebar ke seluruh bangunan.
Dalam kondisi tersebut, pemilik rumah segera keluar dan meminta bantuan warga sekitar. Upaya cepat dilakukan untuk mencegah api semakin membesar.
Bagaimana Penanganan Api oleh Warga dan Petugas?
Warga sekitar langsung melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya sebelum petugas tiba di lokasi. Upaya ini berhasil menahan api agar tidak merambat ke bagian lain rumah maupun bangunan di sekitarnya.
Tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran Kota Serang datang untuk melakukan penanganan lanjutan. Namun saat tiba, api sudah berhasil dipadamkan oleh warga.
“Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi. Namun setibanya di sana, api sudah berhasil dipadamkan warga,” kata petugas pemadam kebakaran, Sulthon.
Meski api telah padam, petugas tetap melakukan pemeriksaan menyeluruh di lokasi kejadian.
Pemeriksaan Lanjutan Pasca Kebakaran
Petugas memastikan tidak ada sisa api yang berpotensi menyala kembali. Pemeriksaan dilakukan pada bagian atap serta titik-titik yang sebelumnya terbakar.
Selain itu, instalasi listrik di rumah tersebut juga diperiksa untuk mengantisipasi kemungkinan korsleting. Langkah ini penting untuk mencegah kejadian serupa terjadi kembali.
Di sisi lain, kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat itu menjadi faktor utama munculnya sambaran petir. Hujan deras disertai badai meningkatkan risiko kejadian serupa di wilayah tersebut.
Yang menjadi perhatian, kejadian ini memperlihatkan bagaimana sambaran petir dapat langsung memicu kebakaran pada struktur bangunan tertentu. Respons cepat warga menjadi faktor penting dalam mencegah kerusakan lebih luas.
