sanksi Inggris terhadap Israel, bahasa kitaSanksi Inggris terhadap Israel memicu ancaman balasan dari Gideon Sa'ar. Tel Aviv menyiapkan langkah menghadapi kemungkinan sanksi ekonomi London.

Sanksi Inggris terhadap Israel memicu ancaman balasan dari Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar di tengah hubungan kedua negara yang memanas.

Sanksi Inggris terhadap Israel berpotensi memicu tindakan balasan dari Tel Aviv. Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar menegaskan sikap tersebut.

Sa’ar mengatakan Israel sedang bersiap menghadapi kemungkinan sanksi ekonomi dari London. Pemerintah Israel juga menyusun langkah balasan jika Inggris mengambil tindakan.

“Jika Inggris bertindak melawan Israel, Israel akan bertindak melawan Inggris,” ujar Sa’ar kepada Ynet, Selasa, seperti dikutip Middle East Eye.

Sanksi Inggris terhadap Israel Dinilai Langkah Sistematis

Dalam wawancara tersebut, Sa’ar menyoroti hubungan Israel dan Inggris yang semakin tegang. Ia menuding pemerintahan Partai Buruh Inggris bertindak sistematis terhadap Israel.

Menurutnya, London telah merugikan ekspor pertahanan Israel. Selain itu, Inggris juga menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah menteri Israel.

Sa’ar merujuk pada sanksi Inggris terhadap Itamar Ben Gvir dan Bezalel Smotrich. London menjatuhkan sanksi tersebut pada Juni 2025.

Kedua menteri sayap kanan Israel itu mendapat sanksi karena tuduhan menghasut kekerasan pemukim terhadap warga Palestina selama perang di Gaza.

Rencana Permukiman Israel Jadi Titik Ketegangan

Sementara itu, rencana perluasan permukiman Israel turut memperuncing hubungan dengan Inggris. Kawasan E1 di Tepi Barat yang diduduki menjadi salah satu titik kontroversi.

Akhir bulan lalu, Sa’ar dan Menteri Luar Negeri Inggris Ed Miliband saling melontarkan kritik tajam. Keduanya memperdebatkan rencana perluasan permukiman tersebut.

Di sisi lain, Sa’ar memperingatkan London agar mempertimbangkan konsekuensi kebijakan terhadap Israel. Ia bahkan menyebut Inggris akan melakukan kesalahan besar jika menjatuhkan sanksi.

“Mereka akan melakukan kesalahan besar,” kata Sa’ar.

Artinya, pemerintah Israel kini menempatkan kemungkinan sanksi Inggris sebagai persoalan yang membutuhkan respons langsung.

Lebih jauh, Sa’ar menegaskan Israel telah mulai menyiapkan langkah menghadapi kemungkinan tindakan ekonomi dari London. Namun, ia tidak merinci bentuk tindakan balasan yang sedang disusun.

One thought on “Sanksi Inggris terhadap Israel Picu Ancaman Balasan”

Comments are closed.