Bahasa Kita – SPMB SMP 2026 di Kabupaten Jombang dibuka melalui empat jalur utama dengan pembagian kuota berbeda, disertai tahapan seleksi yang dilakukan dalam dua periode, yakni pendataan dan seleksi.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menetapkan jalur domisili sebagai jalur dengan daya tampung terbesar, mencapai 40 persen dari total pagu setiap sekolah.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dindikbud Jombang, Eko Sisprihantono, menjelaskan bahwa jalur domisili terbagi dalam dua kategori berdasarkan pendekatan wilayah.
“Jalur domisili dibagi menjadi dua kategori, 20 persen untuk domisili berdasarkan radius atau jarak terdekat, serta 20 persen untuk domisili sebaran,” kata dia.
Rincian Kuota Jalur SPMB SMP 2026
Selain domisili, SPMB SMP 2026 juga membuka jalur afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan proporsi kuota yang telah ditetapkan.
- Domisili: 40 persen (20 persen radius, 20 persen sebaran)
- Afirmasi: 20 persen
- Prestasi: 35 persen
- Mutasi: 5 persen
Yang kerap luput diperhatikan, jalur afirmasi tidak hanya ditujukan bagi siswa dari latar belakang tertentu, tetapi juga mengakomodasi sekolah dengan program inklusif.
Dalam praktiknya, setiap rombongan belajar dapat menampung satu siswa disabilitas sebagai bagian dari kebijakan tersebut.
Sementara itu, jalur prestasi memiliki pembagian penilaian yang lebih rinci dibanding jalur lain.
| Komponen Prestasi | Kuota |
|---|---|
| TKA dan nilai rapor | 15% |
| Prestasi akademik dan nonakademik | 20% |
Di sisi lain, jalur mutasi memiliki kuota paling kecil, yakni lima persen. Rinciannya terdiri dari empat persen untuk perpindahan tugas orang tua dan satu persen bagi anak tenaga pendidik serta kependidikan.
Tahapan Seleksi SPMB SMP Jombang
Pelaksanaan SPMB SMP tahun ini dilakukan secara daring dan dibagi menjadi dua periode utama, yaitu pendataan dan seleksi.
Menurut Eko, tahap seleksi berlangsung dalam dua gelombang yang dibedakan berdasarkan jalur penerimaan.
Tahap Pertama Seleksi
- Jalur: afirmasi, mutasi, prestasi
- Pendaftaran: 18–20 Juni 2026
- Pengumuman: 21 Juni 2026
- Daftar ulang: 21–22 Juni 2026
Pada tahap ini, fokus seleksi diarahkan pada jalur non-domisili yang memiliki kriteria khusus dalam proses penilaiannya.
Tahap Kedua Seleksi
- Jalur: domisili
- Pendaftaran: 23–25 Juni 2026
- Pengumuman: 26 Juni 2026
- Daftar ulang: 26–28 Juni 2026
“Setelah itu dilanjutkan tahap kedua untuk jalur domisili yang dibuka 23 sampai 25 Juni, diumumkan 26 Juni, dan daftar ulang pada 26 sampai 28 Juni,” paparnya.
Dengan skema ini, seluruh jalur memiliki waktu seleksi yang terpisah, sehingga proses penerimaan murid baru dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditentukan.
