Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Nasional (UNAS)

UNAS Holistic Centre Care Hadirkan Layanan Terapi Kesehatan Terpadu

Bahasa Kita – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nasional menghadirkan UNAS Holistic Centre Care sebagai layanan terapi komplementer yang mengintegrasikan kesehatan fisik, mental, dan spiritual dalam satu sistem terpadu.

Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang lebih menyeluruh. Pendekatan yang digunakan mencakup aspek bio-psiko-sosio-spiritual-kultural, sehingga tidak hanya fokus pada gejala fisik, tetapi juga kondisi psikologis dan sosial klien.

Yang jadi sorotan, layanan ini memberikan terapi secara personal sesuai kondisi masing-masing individu. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan efektivitas penanganan dibanding metode umum.

Ragam Terapi Komplementer dalam Satu Layanan

Dalam praktiknya, UNAS Holistic Centre Care menyediakan berbagai jenis terapi komplementer. Layanan tersebut meliputi dry cupping atau bekam kering, pijat, akupresur, akupoint, hingga hipnoterapi.

Setiap terapi diberikan berdasarkan hasil skrining awal. Artinya, penanganan dilakukan secara terarah sesuai kebutuhan klien.

Dengan kata lain, pendekatan ini tidak bersifat generik, melainkan menyesuaikan kondisi individu secara spesifik. Hal ini menjadi keunggulan dalam pelayanan kesehatan berbasis holistik.

Tak hanya itu, terapi seperti tai chi dan yoga juga diperkenalkan sebagai bagian dari pendekatan keseimbangan tubuh dan pikiran.

Sistem Pelayanan Terstruktur dan Terjadwal

Layanan Holistic Centre Care dibuka setiap hari dengan pembagian waktu yang terstruktur. Senin hingga Rabu diperuntukkan bagi perempuan, sementara Kamis hingga Sabtu untuk laki-laki.

Dalam satu hari, pelayanan dibagi menjadi dua sesi, yaitu pukul 08.30–11.00 WIB dan 13.00–15.00 WIB. Pembagian ini bertujuan menjaga kualitas layanan dan kenyamanan klien.

Di lapangan, sistem pelayanan dibagi ke dalam lima pos utama, yaitu pendaftaran, skrining, terapi, wound care, dan edukasi. Masing-masing pos diisi oleh empat tenaga pelayanan.

Secara keseluruhan, terdapat 20 tenaga yang bertugas setiap hari. Pembagian ini memastikan alur pelayanan berjalan efektif dan terorganisir.

Penguatan Kompetensi Mahasiswa Keperawatan

Selain layanan kepada masyarakat, program ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa. Salah satu tenaga yang terlibat, Violeta Apriliani Da Silva, menyebut pengalaman ini memberikan wawasan baru dalam praktik keperawatan.

Kegiatan ini memperluas wawasan dalam memberikan asuhan keperawatan komplementer,” ujarnya.

Menurutnya, mahasiswa mendapatkan kesempatan mempelajari berbagai teknik terapi secara langsung. Mulai dari pijat, bekam, hingga praktik akupresur dan perawatan luka.

Yang kerap luput diperhatikan, pendekatan holistik juga menekankan keseimbangan antara tubuh dan pikiran. Hal ini tercermin dalam praktik seperti yoga dan tai chi yang turut diterapkan.

Violeta berharap layanan ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Ia juga menilai keberlanjutan program menjadi faktor penting dalam menjaga manfaat jangka panjang.

Melalui program ini, FIKES UNAS tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan alternatif, tetapi juga membangun kapasitas mahasiswa dalam menghadapi kebutuhan layanan kesehatan yang semakin kompleks.