Bahasa Kita – SMKN 2 Cimahi menggelar kegiatan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Aula SMKN 2 Cimahi pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan tersebut melibatkan unsur sekolah, pemerintah, TNI/Polri, hingga masyarakat sekitar untuk memberikan pemahaman mengenai proses penerimaan siswa baru tahun ajaran mendatang.
Acara dihadiri sekitar 30 undangan yang terdiri dari perwakilan sekolah, instansi pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Citeureup Dian Rizki Pratama, Babinsa Koramil 0911 Cimahi Utara Sertu Slamet Efendi, serta Kepala SMKN 2 Cimahi Asep Suwarno.
Dari unsur kepolisian, Kanit Binmas Polsek Cimahi AKP N.K. Asih hadir mewakili Kapolsek Cimahi Kompol Donny Irawan.
Dalam praktiknya, sosialisasi dilakukan untuk memberikan informasi terkait mekanisme, jadwal, hingga persyaratan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB Tahun 2026.
SMKN 2 Cimahi Fokus pada Transparansi Penerimaan Siswa
Materi sosialisasi disampaikan langsung oleh Wakil Kepala Humas Industri SMKN 2 Cimahi, Agus Sofyan. Ia menjelaskan berbagai tahapan penerimaan murid baru agar masyarakat dan sekolah asal memahami alur pendaftaran secara menyeluruh.
Yang jadi sorotan dalam kegiatan tersebut adalah penekanan terhadap keterbukaan informasi selama proses penerimaan siswa berlangsung.
Kepala SMKN 2 Cimahi Asep Suwarno bersama Lurah Citeureup menegaskan pentingnya transparansi agar masyarakat tidak mengalami kebingungan saat proses pendaftaran dimulai.
Dalam konteks tersebut, pihak sekolah juga membuka sesi tanya jawab bersama orang tua dan perwakilan SMP yang hadir dalam kegiatan sosialisasi.
Langkah itu dilakukan agar setiap pertanyaan terkait syarat administrasi, jalur penerimaan, hingga mekanisme seleksi dapat dijawab langsung oleh pihak sekolah.
Tak hanya itu, kegiatan diskusi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi resmi terkait pelaksanaan SPMB 2026 di SMKN 2 Cimahi.
Polri Ingatkan Masyarakat Waspada Calo Penerimaan
Kanit Binmas Polsek Cimahi AKP N.K. Asih menyampaikan dukungan kepolisian terhadap kegiatan pendidikan yang berjalan aman dan tertib.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang menjanjikan kelulusan atau penerimaan siswa melalui jalur tidak resmi.
Dalam bahasa sederhananya, masyarakat diminta berhati-hati terhadap praktik percaloan yang kerap muncul saat musim penerimaan siswa baru berlangsung.
“Polri mendukung penuh kegiatan pendidikan yang berlangsung tertib dan aman,” kata AKP N.K. Asih.
Ia menambahkan, keterbukaan informasi dari pihak sekolah menjadi hal penting untuk mencegah munculnya informasi palsu maupun praktik penipuan selama proses penerimaan berlangsung.
Di sisi lain, keterlibatan aparat keamanan dalam kegiatan sosialisasi juga menunjukkan adanya pengawasan bersama agar pelaksanaan SPMB berjalan kondusif.
Peserta Ikuti Sosialisasi SPMB dengan Antusias
Selama kegiatan berlangsung, situasi di Aula SMKN 2 Cimahi terpantau aman dan tertib. Peserta mengikuti seluruh rangkaian acara mulai dari pembukaan, sambutan, pemaparan materi, hingga sesi diskusi secara antusias.
“Peserta mengikuti seluruh rangkaian acara mulai pembukaan, sambutan, penyampaian materi, hingga sesi diskusi dengan antusias,” ujar AKP Asih.
Pada praktiknya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara sekolah, pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan menjelang pelaksanaan penerimaan siswa baru.
Kapolsek Cimahi Kompol Donny Irawan juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pihak sekolah, pemerintah, serta unsur keamanan dalam mendukung pelaksanaan sosialisasi tersebut.
Laporan kegiatan kemudian diteruskan kepada jajaran Polres Cimahi, termasuk Waka Polres, Kabag Ops, dan Kasat Binmas Polres Cimahi sebagai bagian dari koordinasi pengamanan wilayah.
Yang menarik, kegiatan sosialisasi ini tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi teknis penerimaan siswa, tetapi juga menekankan pentingnya keterbukaan dan keamanan selama proses berlangsung.
