Anthony Sinisuka Ginting dan Yushi Tanaka mengamankan kemenangan pada babak 32 besar Korea Open 2026, Rabu, 4 November 2026, di Yeosu, Korea Selatan. Ginting menyingkirkan Jeon Hyeok Jin, sedangkan Tanaka menghentikan langkah Moh Zaki Ubaidillah melalui pertandingan dua gim langsung.
Hasil tersebut menempatkan kedua pebulu tangkis dalam persaingan babak berikutnya. Ginting membawa Indonesia ke babak 16 besar setelah melewati wakil tuan rumah. Sementara itu, Yushi Tanaka melanjutkan perjuangannya setelah mengalahkan pemain muda Indonesia.
Kedua pertandingan berlangsung dalam rangkaian turnamen BWF Korea Open 2026. Kejuaraan berlevel Super 500 tersebut berlangsung pada 3-8 November 2026 di Yeosu, Korea Selatan.
Perjalanan Ginting dan Tanaka menjadi perhatian dalam persaingan tunggal putra. Keduanya memperlihatkan hasil berbeda bagi lawan-lawan Indonesia pada babak pertama.
Anthony Ginting Menang Dua Gim atas Jeon Hyeok Jin
Anthony Sinisuka Ginting memulai pertandingan dengan hasil positif. Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia tersebut mengalahkan Jeon Hyeok Jin dengan skor 21-13 dan 21-15.
Pertandingan berlangsung di Jinnam Gymnasium, Yeosu, Korea Selatan, Rabu, 4 November 2026. Ginting mampu mengendalikan permainan dan menyelesaikan pertandingan tanpa harus menjalani gim ketiga.
Menurut laporan resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Ginting menilai persiapan bersama pelatih Indra Wijaya berjalan sesuai rencana.
"Strategi yang sudah disiapkan semalam serta tadi sebelum main bersama Koh Indra, ya puji Tuhan berjalan dengan baik," kata Ginting dalam keterangan PBSI.
Ia juga menjelaskan bahwa pengurangan kesalahan sendiri menjadi salah satu perhatian utama selama pertandingan. Ginting berusaha menjalankan strategi sejak awal hingga akhir permainan.
Pendekatan tersebut membantunya menjaga keunggulan dalam dua gim. Ia tidak hanya memperhatikan pola permainan lawan, tetapi juga berusaha mempertahankan konsistensi permainannya sendiri.
Catatan pertemuan sebelumnya turut memberikan gambaran mengenai karakter permainan Jeon. Sebelum pertandingan tersebut, Ginting mengantongi tiga kemenangan dari empat pertemuan melawan pebulu tangkis Korea Selatan itu.
Meski demikian, Ginting tidak menganggap statistik pertemuan sebagai jaminan kemenangan. Ia menilai hasil pertandingan tetap bergantung pada kondisi dan pelaksanaan strategi di lapangan.
Yushi Tanaka Menghentikan Langkah Moh Zaki Ubaidillah
Di pertandingan lainnya, Yushi Tanaka mencatat kemenangan atas wakil Indonesia Moh Zaki Ubaidillah. Pebulu tangkis Jepang tersebut menyelesaikan pertandingan dengan skor 21-13 dan 21-17.
Pertandingan itu menjadi tantangan bagi Zaki dalam menghadapi karakter permainan Tanaka. Pemain Indonesia tersebut mengakui kesulitan membaca arah dan variasi pukulan lawannya.
Dalam laporan pertandingan yang diterbitkan PBSI pada 4 November 2026, Zaki menjelaskan kendala yang dihadapinya selama pertandingan.
"Saya harus akui memang belum bisa mengatasi bola-bola Yushi, dia pukulannya sulit terbaca."
Zaki sebenarnya berusaha mengembangkan permainan melalui reli panjang. Namun, Tanaka mampu mengantisipasi pendekatan tersebut dan membuat pemain Indonesia kehilangan sejumlah poin.
Pada gim kedua, Zaki sempat menemukan ritme permainan yang lebih baik. Ia mulai merasa nyaman menjalankan pola permainan. Akan tetapi, Tanaka kembali mengambil kendali menjelang akhir gim.
Kemenangan tersebut memperlihatkan efektivitas permainan Tanaka ketika menghadapi tekanan. Ia mampu mempertahankan keunggulan hingga memastikan tiket ke babak berikutnya.
Tanaka juga tercatat sebagai salah satu pemain unggulan di sektor tunggal putra Korea Open 2026. PBSI mencantumkannya sebagai unggulan ketujuh dari Jepang dalam daftar pertandingan babak pertama.
Jadwal Anthony Ginting dan Yushi Tanaka di Babak 16 Besar
Setelah menyelesaikan pertandingan pertama, Ginting dan Tanaka menghadapi lawan berbeda pada babak 16 besar. Keduanya masih memiliki kesempatan melanjutkan perjalanan di turnamen tersebut.
Berdasarkan jadwal pertandingan Korea Open 2026, Anthony Ginting akan menghadapi Ng Ka Long Angus dari Hong Kong. Pertandingan ini menjadi ujian berikutnya bagi wakil Indonesia dalam persaingan tunggal putra.
Kedua pemain memiliki catatan pertemuan yang cukup berimbang. Berdasarkan data yang dihimpun dalam pemberitaan Tirto, Ginting dan Ng Ka Long sama-sama mengantongi tujuh kemenangan dari 14 pertemuan.
Catatan tersebut membuat pertandingan babak 16 besar memiliki perhatian tersendiri. Ginting perlu menjaga konsistensi permainan setelah memperoleh kemenangan meyakinkan atas Jeon Hyeok Jin.
Sementara itu, Yushi Tanaka dijadwalkan menghadapi Kim Hae Deun dari Korea Selatan. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Tanaka untuk melanjutkan performanya setelah mengalahkan Zaki.
Dengan demikian, Ginting dan Tanaka tidak akan bertemu pada babak 16 besar. Keduanya berada dalam jalur pertandingan berbeda dan harus menyelesaikan tantangan masing-masing.
Persaingan Tunggal Putra Korea Open 2026 Semakin Ketat
Korea Open 2026 menghadirkan persaingan ketat sejak babak pertama. Sejumlah pemain unggulan berhasil melanjutkan perjalanan, sementara beberapa wakil Indonesia harus mengakhiri partisipasinya lebih awal.
Hasil pertandingan Ginting menjadi salah satu kabar positif bagi kontingen Indonesia. Kemenangan atas Jeon juga memberikan kesempatan bagi mantan pemain peringkat atas dunia tersebut untuk memperbaiki pencapaiannya di turnamen internasional.
Di sisi lain, keberhasilan Yushi Tanaka mengalahkan Zaki memperlihatkan ketatnya persaingan antarpemain tunggal putra. Pemain Indonesia tersebut masih perlu melakukan evaluasi terhadap kemampuan membaca pukulan dan menjaga konsistensi ketika menghadapi lawan dengan variasi permainan berbeda.
Dalam keterangannya kepada PBSI, Zaki juga menyebut masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki performa pada Kumamoto Masters pekan berikutnya. Ia berencana memaksimalkan waktu pemulihan dan mempersiapkan diri menghadapi turnamen selanjutnya.
Perkembangan pertandingan kedua pemain akan menjadi bagian dari persaingan Korea Open 2026. Ginting berusaha mempertahankan langkah Indonesia, sedangkan Tanaka melanjutkan perjuangannya untuk menembus babak berikutnya.
Hingga 5 November 2026, hasil babak pertama memastikan Ginting dan Tanaka sama-sama melaju ke babak 16 besar. Perbedaan lawan berikutnya membuat perjalanan kedua pemain berlangsung melalui jalur pertandingan masing-masing.