AKBP KalfarisKapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris T.

Pengamanan pengesahan PSHT dan Porsigal menjadi fokus Polres Blitar Kota menjelang kegiatan yang digelar di wilayah hukumnya. Sebanyak 485 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Polres Blitar Kota menyiapkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan kegiatan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Porsigal yang berlangsung di sejumlah lokasi di wilayah Kota dan Kabupaten Blitar.

Langkah tersebut dilakukan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama pelaksanaan kegiatan. Selain itu, aparat juga berupaya mencegah munculnya gangguan lalu lintas maupun konvoi yang berpotensi mengganggu pengguna jalan.

Persiapan pengamanan ditandai dengan pelaksanaan apel gelar pasukan yang berlangsung pada Senin sore, 15 Juni 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris T.

Polres Blitar Kota Kerahkan 485 Personel Gabungan

Dalam apel gelar pasukan, jajaran kepolisian memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing selama kegiatan berlangsung.

Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar mengatakan pengamanan dilakukan berdasarkan arahan pimpinan agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan tertib.

Sesuai dengan arahan pimpinan untuk menekankan pengamanan acara agar berjalan dengan lancar dan tertib. Sehingga diterjunkan personel gabungan sesuai dengan arahan,” ujar Samsul.

Menurutnya, total 485 personel gabungan terlibat dalam operasi pengamanan tersebut. Jumlah itu terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Dinas Kesehatan dari Kota dan Kabupaten Blitar.

Selain memperkuat pengamanan, kehadiran berbagai instansi juga bertujuan mempercepat koordinasi apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan lintas sektor.

Personel Disebar di Titik Strategis dan Perbatasan

Pengamanan tidak hanya dipusatkan di lokasi utama kegiatan. Sebaliknya, aparat akan menempatkan personel di sejumlah titik strategis yang dinilai memiliki tingkat mobilitas tinggi.

Salah satu lokasi yang menjadi fokus pengamanan berada di sekitar Gedung Lama Pemerintah Kabupaten Blitar. Kawasan tersebut diperkirakan menjadi titik konsentrasi peserta kegiatan.

Selain itu, petugas juga bersiaga di sejumlah batas wilayah yang menghubungkan Kota Blitar dengan daerah sekitar.

Beberapa titik yang mendapat perhatian khusus antara lain perbatasan Kecamatan Udanawu, Ponggok, Wonodadi, hingga Kademangan.

Menurut Samsul, penempatan personel di kawasan tersebut bertujuan mengantisipasi potensi konvoi maupun pergerakan massa yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Untuk personel akan disebar di seputar Gedung lama Pemkab Blitar dan sejumlah titik batas wilayah. Seperti di batas wilayah Kecamatan Udanawu, Ponggok, Wonodadi, Kademangan dan sebagainya,” jelasnya.

AKP Samsul Anwar
Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar

Fokus Pengamanan untuk Menjaga Kamtibmas

Polres Blitar Kota menegaskan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan pengesahan berlangsung aman tanpa menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam konteks tersebut, aparat mengimbau seluruh peserta kegiatan agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan selama acara berlangsung.

Yang jadi sorotan, kepolisian berharap tidak ada iring-iringan kendaraan atau konvoi yang mengikuti kegiatan pengesahan. Sebab, aktivitas tersebut berpotensi menghambat arus lalu lintas dan mengganggu kenyamanan masyarakat.

Selain itu, kondisi lalu lintas yang tertib dinilai penting agar warga tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa hambatan.

Tak hanya itu, kehadiran petugas kesehatan dalam pengamanan juga menjadi langkah antisipasi apabila terdapat peserta yang membutuhkan penanganan medis selama kegiatan berlangsung.

Harapan Acara Berjalan Aman dan Tertib

Polres Blitar Kota menilai kerja sama seluruh pihak menjadi faktor penting dalam menjaga situasi tetap kondusif. Karena itu, aparat mengajak peserta maupun masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban.

Sementara itu, pengamanan terpadu yang melibatkan ratusan personel diharapkan mampu meminimalkan potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Kami berharap kegiatan ini tidak diiringi dengan konvoi dan sebagainya. Hal ini untuk menjaga wilayah tetap kondusif dan masyarakat dapat berkegiatan dengan aman,” tandas Samsul.