Sekolah Rakyat OKI dijadwalkan mulai beroperasi pada 13 Juli 2026 setelah Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir memastikan kesiapan bangunan, infrastruktur, dan fasilitas pendukung. Pada tahap awal, sekolah berasrama ini akan menerima sekitar 300 peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA.
Sekolah Rakyat OKI di Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, siap memulai kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran 2026/2027 mulai 13 Juli 2026. Pemerintah daerah memastikan seluruh persiapan terus berjalan agar operasional sekolah dapat dimulai sesuai jadwal.
Bupati OKI Muchendi Mahzareki meninjau langsung progres pembangunan untuk memastikan seluruh fasilitas utama maupun infrastruktur pendukung telah siap digunakan. Pemeriksaan meliputi bangunan sekolah, jaringan listrik, pasokan air bersih, hingga berbagai sarana penunjang lainnya.
Menurut Muchendi, pemerintah ingin memastikan seluruh fasilitas berfungsi dengan baik ketika Sekolah Rakyat mulai menerima peserta didik. Karena itu, setiap tahapan penyelesaian proyek terus dipantau sebelum proses serah terima bangunan.
Sekolah Rakyat OKI Ditargetkan Berkembang hingga 900 Siswa
Pada tahap pertama, Sekolah Rakyat di Teluk Gelam akan menampung sekitar 300 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten OKI menargetkan kapasitas sekolah berkembang hingga mampu menampung sekitar 900 peserta didik sesuai rancangan yang telah disiapkan.
Program ini diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga yang masuk kelompok desil 1 dan 2. Dengan demikian, pemerintah berupaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan melalui konsep sekolah berasrama.
Selain ruang belajar, sekolah yang berdiri di atas lahan sekitar sembilan hektare tersebut juga dilengkapi empat unit asrama, satu dapur utama, dua ruang makan, masjid, lapangan olahraga, serta berbagai fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar. Seluruh biaya pendidikan ditanggung oleh negara.
Sementara itu, perwakilan PT Waskita, Suwardi, menyatakan pihaknya tetap berkomitmen menyelesaikan pembangunan sesuai target. Pada 13 Juli 2026, bangunan yang telah siap akan diserahterimakan untuk mendukung operasional tahap pertama.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten OKI juga menyiapkan masa transisi menuju operasional sekolah. Kepala Dinas Sosial OKI Dwi M Muzawal menjelaskan persiapan tersebut mencakup penetapan peserta didik, pembentukan tim transisi, dukungan tenaga pendidik, sosialisasi kepada masyarakat, hingga mobilisasi guru dan siswa agar seluruh proses berjalan sesuai rencana.
Seluruh tahapan tersebut ditargetkan selesai sebelum hari pertama pembelajaran sehingga kegiatan pendidikan di Sekolah Rakyat OKI dapat dimulai sesuai jadwal tahun ajaran 2026/2027.
