Bahasa Kita – UBSI Pontianak bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Kalimantan Barat menghadirkan layanan Eazy Paspor untuk mahasiswa dan dosen. Program UBSI Pontianak ini mempermudah pengurusan paspor secara kolektif guna mendukung kegiatan akademik internasional.
Sekitar 30 peserta mengikuti layanan tersebut, baik untuk pembuatan paspor baru maupun perpanjangan. Kegiatan berlangsung langsung di lingkungan kampus dengan menghadirkan petugas imigrasi ke lokasi.
Mekanisme Layanan Eazy Paspor di Kampus
Layanan Eazy Paspor memungkinkan proses administrasi dilakukan tanpa harus datang ke kantor imigrasi. Dalam kegiatan ini, seluruh tahapan dilakukan di tempat, mulai dari verifikasi data hingga pengambilan biometrik.
Petugas imigrasi juga melakukan wawancara kepada peserta sebagai bagian dari prosedur. Dengan sistem ini, proses menjadi lebih cepat dan efisien dibandingkan layanan reguler.
“Kami berharap layanan Eazy Paspor ini dapat terus dimanfaatkan oleh berbagai institusi,” ujar perwakilan Kantor Imigrasi Kalimantan Barat.
Dalam praktiknya, pendekatan kolektif ini membantu mengurangi antrean serta mempercepat penyelesaian dokumen perjalanan. Hal ini menjadi penting bagi peserta yang memiliki kebutuhan mendesak.
Kebutuhan Paspor untuk Edutrip ke Sarawak
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rencana edutrip mahasiswa ke Sarawak, Malaysia pada akhir Mei. Oleh karena itu, kesiapan dokumen perjalanan menjadi bagian krusial dalam mendukung kelancaran agenda tersebut.
Mahasiswa yang akan mengikuti program internasional diwajibkan memiliki paspor aktif. Dengan adanya layanan ini, proses pengurusan dapat dilakukan secara terkoordinasi.
Peran Kampus dalam Mendukung Mobilitas Global
Kaprodi Sistem Informasi UBSI Pontianak, Muhammad Sony Maulana, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis. Menurutnya, kampus perlu memberikan dukungan nyata terhadap kebutuhan mahasiswa di luar akademik.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan dukungan nyata kepada mahasiswa, khususnya dalam mempersiapkan kebutuhan administrasi untuk kegiatan internasional,” ujarnya.
Di sisi lain, kolaborasi ini mencerminkan peran aktif kampus dalam membangun ekosistem pendidikan yang responsif. Tidak hanya fokus pada pembelajaran, tetapi juga kesiapan menghadapi peluang global.
Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung tertib menunjukkan adanya koordinasi yang baik antara UBSI Pontianak dan pihak imigrasi. Peserta dapat menyelesaikan seluruh tahapan dalam satu waktu tanpa harus berpindah lokasi.
Selain itu, kehadiran langsung petugas imigrasi memastikan bahwa setiap proses berjalan sesuai standar. Hal ini memberikan kepastian bagi peserta dalam pengurusan dokumen resmi.
Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan publik yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat kampus, terutama dalam mendukung aktivitas internasional.
